Berbagai Cara Koneksi Ke Internet
1) Menggunakan Jaringan Komputer (LAN)
Mengakses internet menggunakan jaringan komputer lokal adalah menghubungkan komputer ke internet melalui sebuah server jaringan lokal yang terhubung ke internet. Biasanya cara ini dilakukan di perusahaan, laboratorium, sekolah, warnet, dll. Agar dapat mengakses internet melalui LAN, komputer yang kita gunakan harus terhubung dalam jaringan tersebut. Sedangkan hardware yang dibutuhkan untuk mengakses internet dengan LAN adalah LAN Card. Keuntungan melakukan akses internet melalui LAN adalah biaya yang murah. Hal ini disebabkan biaya akses dibagi untuk beberapa komputer. Sedangkan kelemahannya adalah aksesnya lambat, karena terdapat banyak orang yang melakukan akses, apalagi jika bandwidth yang ada terbatas.
2) Menggunakan Saluran Telepon Langsung
Menghubungkan komputer ke internet dengan menggunakan saluran telpon rumah (dial-up) merupakan cara termudah mengakses internet. Namun untuk melakukannya kita harus modem yang terpasang di computer, saluran telpon, dan telah mendaftar ISP tertentu. Bila kita menggunakan layanan koneksi ke internet dengan dial-up, selain membayar biaya langganan ke ISP, kita juga harus membayar pulsa telepon setiap kali akses. Saat ini Telkom telah menyediakan layanan akses internet yang disebut TelkomNet Instan, yang memungkinkan kita mengakses langsung ke internet tanpa daftar dahulu. Kecepatan akses dial-up mencapai 56 kbps. Namun biasanya kurang dari kecepatan maksimal. Saat ini beberapa ISP mendukung layanan koneksi dial-up mereka dengan teknologi kompresi data. Yang dapat mempercepat pengiriman data menjadi 4-5 kali lipat. Kelebihan dial-up adalah jaringan yang luas. Sedangkan kelemahannya adalah harga mahal, kecepatan akses tidak stabil, serta mobilitas akses yang mengharuskan kita tetap berada di suatu tempat.
3) Menggunakan teknologi ADSL
Teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Line) adalah teknologi yang memungkinkan kita mengakses internet dengan kecepatan tinggi melalui saluran telpon. Kecepatan akses ADSL adalah 2Mbps ke pengguna yang berjarak 5 m dari sentral telepon. Kelebihan koneksi ADSL adalah sambungan internet tidak akan terganggu meskipun ada telpon yang keluar ataupun masuk. Dan saluran telepon juga masih dapat digunakan sewaktu akses internet. Kelemahan dari koneksi ADSL adalah harga modem yang mahal, harga langganan yang mahal dan belum terdapat di seluruh daerah.
4) Menggunakan jaringan TV kabel
Akses internet melalui jaringan TV kabel merupakan pilihan yang tepat bagi pengguna internet dalam sebuah keluarga, dimana beberapa orang dapat mengakses internet bersama-sama. Jaringan TV kabel dibuat untuk jalur komunikasi data yang lebar. Sehingga jika digunakan untuk internet dengan ukuran data yang dilewatkan harus lebih kecil maka kita akan mendapatkan akses internet yang sangat cepat. Biasanya biaya yang dikeluarkan untuk akses internet melalui TV kabel merupakan 1 paket dengan TV kabelnya. Jadi biaya yang dikeluarkan kecil. Kelebihan dari akses internet melalui TV kabel adalah dapat mengakses internet kapan saja dan tanpa gangguan telepon sibuk. Sedangkan kelemahannya adalah TV kabel hanya tersedia di kota-kota besar dan daerah-daerah tertentu saja.
5) Menggunakan GPRS
GPRS (General Packet Radio Service) adalah teknologi pengiriman data berbentuk paket dengan memanfaatkan gelombang radio. GPRS merupakan perkembangan tenologi nirkabel setelah GSM. Kecepatan transfer data GPRS adalah 115 kpbs namun pada prakteknya kecepatannya hanya 25-30 kbps. Sistem tarif pada layanan ini bukan berdasarkan lama penggunaan tetapi berdasarkan besar data yang ditransfer. Kelebihan dari akses ini adalah dapat diakses dimana saja, selama kita ada di dalam jangkauan sinyal GPRS. Sedangkan kelemahannya adalah harga yang mahal serta seting yang sedikit menyulitkan.
6) Menggunakan WiFi
WiFi (Wireless Fidelity) adalah teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data. Frekuensi yang digunakan WiFi terdapat pada spektrum 2,4 GHz. Kecepatan akses internet WiFi adalah 11 Mbps. Karena menggunakan nirkabel maka WiFi cocok untuk lokasi atau ruangan yang selalu diubah-ubah tampilannya. Untuk dapat terhubung ke internet menggunakan WiFi, komputer kita harus dilengkapi WiFi card atau telah mendukung teknologi WiFi. Selain itu kita juga harus berada pada lokasi dimana tersedia sinyal WiFi, atau sering disebut dengan hotspot atau titik point. Ada tiga komponen yang terdapat dalam sebuah lokasi hotspot, yaitu Access Point, Access Controler dan Internet Link. Kelebihan dari WiFi adalah akses cepat, tanpa kabel, dll. Sedangkan kelemahannya adalah hanya dapat diakses sejauh 100 m dari titik point, hanya beberaoa tempat yang tersedia hotspot, masalah keamanan, dll.
7) Menggunakan Wireless Broadband
Wireless Broadband adalah teknologi nirkabel baru yang masih dalam tahap pengembangan dan baru digunakan di beberapa negara dan belum dipasarkan di Indonesia. Wireless Broadband dapat diakses dari jarak 1 kilometer dari acess point, dengan kecepatan 512 kbps. Akses Wireless Broadband juga masih dapat dilakukan dari kendaraan yang bergerak dengan kecepatan 60 km/jam.
8) Menggunakan 3G
Layanan 3G dapat diperoleh melalui operator GSM ataupun CDMA. Pada operator GSM, 3G menggunakan teknologi WCDMA, sedangkan pada operator CDMA, 3G menggunakan teknologi EDVO. Kelebihan dari akses internet ini adalah bandwith yang lebar, dan kecepatan akses yang tinggi. Sedangkan kelemahannya adalah jangkauan operator layanan 3G yang buruk, hanya ada di beberapa kota besar. Selain itu jika ingin mengakses internet dengan 3G kita harus mempunyai ponsel yang dilengkapi teknologi 3G, padahal harga ponsel yang berteknologi 3G masih sangat mahal.